Minggu, 25 Desember 2016

Surat jual beli Lokasi Usaha



Surat Perjanjian Jual Beli Lokasi Pekerjaan
Yang bertanda tangan dibawah ini saya:
1.    Nama                          : RASMINTO
Alamat                       : Rt 05 Rw 08 Desa Tlogo Kel. Batursari Kec. Mranggen,
 Kab. Demak
Pekerjaan                  : Swasta
Tersebut diatas sebagai penjual, untuk selanjutnya disebut sebagai pihak pertama
2.    Nama                          :
Alamat                       : Rt 05 Rw 08 Desa Tlogo Kel. Batursari Kec. Mranggen,
 Kab. Demak
Pekerjaan                  : Swasta
Tersebut diatas sebagai pembeli, untk selanjutnya disebut sebagai pihak kedua
Dengan ini pihak ke I benar-benar memiliki lokasi pekerjaan yang terletak diwilayah Tlogosari, Semarang, selanjutnya lokasi pekerjaan tersebut saya jual lepas kepada pihak ke II dengan harga Rp 27.000.000 ( Dua Puluh Juta Rupiah ) dibayar lunas.
Demikian surat perjanjian ini kami buat bersama-sama tanpa adanya paksaan dan tekanan dari pihak manapun juga.
                                                                                        Tlogo,              Desember 2016
Pihak Kedua                                                                    Pihak Pertama


      (………………………)                                                   (……….………………)

                                                                  Saksi



                                         (…………………………………….)




dapatkan filnya disini

contoh surat undangan



Undangan
Kepada
Yth. Bapak
…………….
Ditempat

Assalamun’alaikum.  Wr. Wb
Mengharap dengan hormat atas kehadiran Bapak pada acara Yasin Tahlil pada :
Hari                   : Rabu
Tanggal             : 28 desember 2016
Waktu                : 19.30 WIB (Ba’da Isya )
Tempat              : Jl. Watunganten VI/11 Pc. Gading
Bp Suparlan
Acara                  : Walimatul Khitan
Demikian atas kehadiran bapak kami ucapkan terimakasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Hormat kami,

Bp. Suparlan

 untuk lebih lengkapnya bisa download di sini

Kamis, 15 Desember 2016

Bioteknologi

Bioteknologi

Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya.Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa.
Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan.Di bidang medis, penerapan bioteknologi pada masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur.Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal.
Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS. Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan. Penerapan bioteknologi pada masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.
Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Sebagai contoh, teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan.
Bioteknologi secara umum berarti meningkatkan kualitas suatu organisme melalui aplikasi teknologi. Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut.
Perubahan sifat Biologis melalui rekayasa genetika tersebut menyebabkan "lahirnya organisme baru" produk bioteknologi dengan sifat - sifat yang menguntungkan bagi manusia. Produk bioteknologi, antara lain:
  • Jagung resisten hama serangga
  • Kapas resisten hama serangga
  • Pepaya resisten virus
  • Enzim pemacu produksi susu pada sapi
  • Padi mengandung vitamin A
  • Pisang mengandung vaksin hepatitis
 untuk mendownload laporan tentang Bioteknologi silahkan klik disini

Puisi



Bambu Runcing

Mengapa engkau bawa padaku
Moncong bayonet dan sangkur terhunus
Padahal aku hanya ingin merdeka
Dan membiarkan Nyiur-nyiur derita
Musnah di tepian langit
  Karena kau memaksaku
  Bertahan atau mati
  Dengan mengirim ratusan Bom
  Yang engkau ledakkan di kepalaku
  Aku terpaksa membela diri
Pesawat militermu jatuh
Di tusuk bambu runcingku
Semangat perdukaanmu runtuh
Kandas di Batu-batu cadas
Kota Surabaya yang panas

download lengkap disini

Kamis, 08 Desember 2016

Pengaruh Kegiatan Promosiyang Dilakukan Oleh Trans Studio Bandung Terhadap Minat Masyarakat



**Pengaruh Kegiatan Promosiyang Dilakukan Oleh Trans Studio Bandung Terhadap Minat Masyarakat
BAB 1
PENDAHULUAN
Latar Belakang
    pariwisata bukanlah merupakan suatu industri seperti halnya industri barang jadi seperti mesin, barang konsumsi,dan lain-lain yang mempunyai pabrik dan menghasilkan barang barang-barang secara langsung dapat dikonsumsi oleh masyarakat sebagai hasil produksinya.Hiburan dan rekreasi yang termasuk kedalam komoditas pariwisata sudah menjadi bagian dari kebutuhan dan gaya hidup masyarakat perkotaan. Para remaja maupun orang-orang dewasa lainnya yang berekreasi ketika hari libur tiba,ataupun untuk melepas kepenatan dari banyaknya tugas-tugas pekerjaan mereka.Orang tua pun mengajak sering mengajak anak-anaknya untuk berekreasi selain untuk melepas ketegangan dan mendapatkan hiburan, rekreasi juga dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan bagi anak.
    Melalui rekreasi, anak mendapat pengetahuan dan pengalaman yang dapat membantu perkembangannya, baik secara akademis, sosial, dan juga psikologis. Dengan maraknya tempat rekreasi, mau tidak mau, menimbulkan persaingan dalam menarik minat konsumen. Masing-masing pihak melakukan berbagai strategi dan cara-cara untuk berpromosi. Salah satu strategi yang sering digunakan adalah melalui kegiatan Marketing Public Relation (MPR).
Selain itu juga ruang lingkup pekerjaan MPR adalah product publicity, sponsorship, special event, public service, publications, media event, media tours, dan trade support.Dibandingkan dengan profesi-profesi lainnya, kedekatan PR dengan Marketing memang bisa dikatakan memiliki kedekatan alamiah.Hal ini menyebabkan setiap perkembangan yang terjadi pada aplikasi pemasaran di lapangan,hampir pasti diikuti oleh perkembangan aplikasi PR untuk profesi pemasaran. Sewaktu iklan tengah mencari cara efektif untuk memengaruhi konsumer, PR mendukun dengan membantu membentuk kebutuhan konsumen, jauh sebelum produk itu diluncurkan.lebih lengkapnya download disini

Selasa, 06 Desember 2016

Bunga Mawar Dan Rumput Liar

“Hai, Mawar selamat pagi? Ceria sekali kamu hari ini?” sapa merpati yang hinggap di salah satu batang daun pohon jambu dekat bunga Mawar.
“Kau rupanya Merpati, tentu saja aku sangat ceria, apa kau tak lihat semakin lama aku semakin mekar dan cantik,” jawab Mawar.
“Ya kau memang cantik mawar, pantas saja semua orang sangat menyukai kecantikanmu,” puji Merpati lagi.
Mawar selalu merasa bahwa dirinya adalah bunga paling sempurna dari bunga yang pernah ada.


download cerita bunga mawar dan rumput liar selengkapnya disini

Proposal Kegiatan

PROPOSAL KEGIATAN

Berikut ini merupakan Sistematika contoh proposal kegiatan
1. Judul Proposal
Contoh judul dari proposal kegiatan, misalnya “PROPOSAL KEGIATAN PAMERAN PRODUK UKM”.
2. Latar Belakang
Latar belakang dari proposal kegiatan isinya merupakan dasar & alasan kegiatan itu perlu dilakukan.
3. Tujuan
Tujuan dari proposal kegiatan merupakan manfaat atau hasil yang diharapkan dari diadakannya kegiatan tersebut.
4. Kegiatan
Kegiatan dari proposal ini untuk menjelaskan kegiatan pokok yang akan dilaksanakan & dilampirkan dengan jadwal kegiatan secara lengkap.
5. Anggaran
Anggaran dari proposal kegiatan ini harus memiliki lampirkan secara terperinci dan sedetail mingkin.


contoh proposal Even download disini

Social enginer

Artikel Sosisl Enginer
Silahkan download disini

Mata Uang

Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran. Secara kesimpulan, uang adalah suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur nilai, menukar, dan melakukan pembayaran atas pembelian barang dan jasa, dan pada waktu yang bersamaan bertindak sebagai alat penimbun kekayaan.
Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.
Pada awalnya di Indonesia, uang —dalam hal ini uang kartal— diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia. Namun sejak dikeluarkannya UU No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, hak pemerintah untuk mencetak uang dicabut. Pemerintah kemudian menetapkan Bank Sentral, Bank Indonesia, sebagai satu-satunya lembaga yang berhak menciptakan uang kartal. Hak untuk menciptakan uang itu disebut dengan hak oktroi. 


Untuk download lengkap mata uang beserta gambarnya dilahkan download link dibawah ini.
download via 4shared disini
via adf.ly disini

Minggu, 27 November 2016

Pengaruh Lingkungan terhadap Perilaku Individu



Pengaruh Lingkungan
terhadap Perilaku Individu
Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku individu, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosio-psikologis, termasuk didalamnya adalah belajar. Terhadap faktor lingkungan ini ada pula yang menyebutnya sebagai empirik yang berarti pengalaman, karena dengan lingkungan itu individu mulai mengalami dan mengecap alam sekitarnya. Manusia tidak bisa melepaskan diri secara mutlak dari pengaruh lingkungan itu, karena lingkungan itu senantiasa tersedia di sekitarnya. Sejauh mana pengaruh lingkungan itu bagi diri individu, dapat kita ikuti pada uraian berikut :
1. Lingkungan membuat individu sebagai makhluk sosial
Yang dimaksud dengan lingkungan pada uraian ini hanya meliputi orang-orang atau manusia-manusia lain yang dapat memberikan pengaruh dan dapat dipengaruhi, sehingga kenyataannya akan menuntut suatu keharusan sebagai makhluk sosial yang dalam keadaan bergaul satu dengan yang lainnya.
Terputusnya hubungan manusia dengan masyarakat manusia pada tahun-tahun permulaan perkembangannya, akan mengakibatkan berubahnya tabiat manusia sebagai manusia. Berubahnya tabiat manusia sebagai manusia dalam arti bahwa ia tidak akan mampu bergaul dan bertingkah laku dengan sesamanya.
Dapat kita bayangkan andaikata seorang anak manusia yang sejak lahirnya dipisahkan dari pergaulan manusia sampai kira-kira berusia 10 tahun saja, walaupun diberinya cukup makanan dan minuman, akan tetapi serentak dia dihadapkan kepada pergaulan manusia, maka sudah dapat dipastikan bahwa dia tidak akan mampu berbicara dengan bahasa yang biasa, canggung pemalu dan lain-lain. Sehingga kalaupun dia kemudian dididik, maka penyesuaian dirinya itu akan berlangsung sangat lambat sekali.
2. Lingkungan membuat wajah budaya bagi individu
Lingkungan dengan aneka ragam kekayaannya merupakan sumber inspirasi dan daya cipta untuk diolah menjadi kekayaan budaya bagi dirinya. Lingkungan dapat membentuk pribadi seseorang, karena manusia hidup adalah manusia yang berfikir dan serba ingin tahu serta mencoba-coba terhadap segala apa yang tersedia di alam sekitarnya.
Lingkungan memiliki peranan bagi individu, sebagai :
  1. Alat untuk kepentingan dan kelangsungan hidup individu dan menjadi alat pergaulan sosial individu. Contoh : air dapat dipergunakan untuk minum atau menjamu teman ketika berkunjung ke rumah.
  2. Tantangan bagi individu dan individu berusaha untuk dapat menundukkannya. Contoh : air banjir pada musim hujan mendorong manusia untuk mencari cara-cara untuk mengatasinya.
  3. Sesuatu yang diikuti individu. Lingkungan yang beraneka ragam senantiasa memberikan rangsangan kepada individu untuk berpartisipasi dan mengikutinya serta berupaya untuk meniru dan mengidentifikasinya, apabila dianggap sesuai dengan dirinya. Contoh : seorang anak yang senantiasa bergaul dengan temannya yang rajin belajar, sedikit banyaknya sifat rajin dari temannya akan diikutinya sehingga lama kelamaan dia pun berubah menjadi anak yang rajin.
  4. Obyek penyesuaian diri bagi individu, baik secara alloplastis maupun autoplastis. Penyesuaian diri alloplastis artinya individu itu berusaha untuk merubah lingkungannya. Contoh : dalam keadaan cuaca panas individu memasang kipas angin sehingga di kamarnya menjadi sejuk. Dalam hal ini, individu melakukan manipulation yaitu mengadakan usaha untuk memalsukan lingkungan panas menjadi sejuk sehingga sesuai dengan dirinya. Sedangkan penyesuaian diri autoplastis, penyesusian diri yang dilakukan individu agar dirinya sesuai dengan lingkungannya. Contoh : seorang juru rawat di rumah sakit, pada awalnya dia merasa mual karena bau obat-obatan, namun lama-kelamaan dia menjadi terbiasa dan tidak menjadi gangguan lagi, karena dirinya telah sesuai dengan lingkungannya.